Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Berkomunikasi dengan Bayi Usia 1-3 Bulan

Berkomunikasi dengan Bayi Usia 1-3 Bulan

Berkomunikasi dengan Bayi Usia 1-3 Bulan. Bayi berusia 1-3 bulan merupakan masa-masa yang menarik karena ibu akan melihat perkembangan cara berkomunikasi si kecil dengan lingkungan sekitarnya.

Berkomunikasi dengan Bayi Usia 1-3 Bulan, Pada usia ini, ibu akan melihat si kecil melalui percakapan dua arah meskipun respon yang didapat dari si kecil masih sebatas senyum dan kata ooh ahh.

Selama berbulan-bulan, menangis merupakan salah satu cara bayi berkomunikasi. Selain membuat orang tua mereka mengetahui kebutuhan dan keinginan mereka, terkadang bayi menangis karena butuh beradaptasi dengan lingkungan barunya ketika ia lahir.

Tidak jarang juga mereka menangis tanpa alasan. Selama si kecil tidak sakit atau terluka, cobalah untuk tidak marah kepadanya ketika menangis, atau setidaknya menghiburnya.

Biasanya, ketika bayi diajak berkomunikasi, ia akan meresponnya dengan tersenyum, dan bersemangat menggerakan kaki dan lengannya.

Berkomunikasi dengan Bayi Usia 1-3 Bulan, misalnya tersenyum kepada ayah dan ibunya saja, dan butuh pengenalan terlebih dahulu dengan orang yang baru ia temui. Pada usia ini, bayi juga sudah mampu untuk mengucapkan vocal seperti ooh-ooh atau ah-ah ketika memasuki usia 2 bulan.

Bayi sangat senang mendengar suara suara dari orang-orang di sekitarnya, karena itu banyak berbicara, menyanyi, dan mengoceh bisa dilakukan pada masa usia ini. Ibu dapat menanggapinya dengan tersenyum balik padanya.

Beritahu si kecil gerakan yang sedang ia lakukan atau objek yang ada di depannya. Ibu juga dapat mengajarinya beberapa vocal dan mengulang-ngulangnya.

Tunjukan antusias ibu ketika ia berbicara, jangan berpaling atau mengganggunya, dengan demikian rasa percayanya kepada orang-orang di sekelilingnya akan tumbuh.

Bayi pada usia ini memiliki respon yang baik terhadap suara, itulah mengapa banyak orang yang sengaja menaikkan nada dan intonasi suara mereka ketika berbicara dengan bayi.

Jika si kecil tiba-tiba menangis ketika diajak berbicara, jangan panik dan putus asa. Ada saat-saatnya bayi menangis tanpa alasan, atau sedang merasa tidak baik, ataupun ia perlu lebih di stimulasi ketika di ajak berbicara.

Ketika ia menangis, cobalah hibur dengan gerakan-gerakan seperti bergoyang atau berjalan melintasi ruangan.

Umumnya, bayi usia 1-3 bulan memiliki kemampuan komunikasi yang masih terbatas, seperti tersenyum saat mendengar orang tuanya, memperhatikan wajah dan benda-benda di sekitarnya, tersenyum saat melakukan kontak social, dan mulai mengoceh.

Yang perlu diingat adalah setiap perbedaan fase perkembangannya sehingga orang tua juga perlu mengetahui bagaimana menstimulasi kemampuan berbicaranya sesuai fase usianya.

Post a Comment for "Berkomunikasi dengan Bayi Usia 1-3 Bulan"