Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Tahapan Perkembangan Bayi Usia 0-1 Bulan

Tahapan Perkembangan Bayi Usia 0-1 Bulan

Banyak sekali suka duka pada tahun-tahun pertama melihat perkembangan anak. Tahapan-tahapan perkembangan bayi tersebut wajib kita ketahui sebagai orang tua hingga dia beranjak dewasa. Pada artikel ini kita akan membahas tahapan perkembangan bayi usia 0-1 bulan.

Newborn / 1 Bulan Usia Bayi

Bayi baru lahir secara normal memiliki berat badan 2,5 sampai 4,3 kg dengan panjang badan 46 sampai 55 cm. Pada saat baru lahir, bayi banyak mengalami perkembangan dan pertumbuhan baik itu pertumbuhan fisiknya, hingga pertumbuhan panca indranya juga ikut berkembang. Kita juga sudah bisa melihat perkembangan linguistik bayi pada saat dilahirkan.

Pada saat usia bayi sudah mencapai 1 bulan, kita sudah bisa mendengar tangisan bayi, geraman, suara-suara kecilnya sebagai bentuk ekspresi untuk berkomunikasi. Sebagai orang tua kita harus peka terhadap komunikasi yang ditunjukkan oleh bayi dan responnya sehingga pertumbuhan bayi akan lebih baik.

Baca juga: Bayi Tidak Menangis Saat Melahirkan

Pendengaran Bayi Usia 0-1 Bulan

Kita semua tahu bahwa indra pendengaran sangat berperan dalam kemampuan bahasa dan komunikasi seseorang. Itulah sebabnya sejak anak kita masih bayi perlu dicek indra pendengarannya apakah ada gangguan atau tidak. Sejak bayi masih dalam kandungan, indra pendengarannya sudah berkembang dan akan lebih sempurna dan sensitif lagi. Bayi sudah bisa merespon suara dan mencari arah sumber suara dan terkadang dia sudah merespon suara tepuk tangan. Sebagai orang tua kita bisa mengembangkan kemampuan indra pendengaran bayi dengan mendengarkan suara musik yang lembut.

Masalah Pada pendengaran Bayi

Namun ada bayi yang mengalami gangguan pendengaran sejak lahir dan bahkan ketika dia masih berada dalam kandungan. Gangguan ini bisa disebabkan oleh kelainan bawaan (kongenital) atau bayi yang lahir prematur. Untuk itulah diperlukan tes pendengaran bayi dan biasanya dilakukan pada saat bayi berusia 2 hari sejak lahir atau paling lama 1 bulan.

Baca juga: Kelainan Kongenital Pada Bayi Baru Lahir

Tes pendengaran dilakukan oleh dokter dan dilakukan dengan 2 cara, yaitu:

  1. (AABR) Tes Automated Auditory Brainstem Response. Caranya dengan menggunakan alat sensor dan diletakkan di kepala bayi, alat ini terhubung dengan komputer. Cara kerjanya untuk mengetahui respon dari bunyi yang dikirim melalui alat earphone dalam bentuk aktivitas gelombang otak.
  2. (OAE) Tes Otoacoustic Emissions. Tes ini dilakukan untuk mengukur gelombang suara pada bagian dalam telinga. Alat ini diletakkan di telinga bayi.

Penglihatan Bayi Usia 0-1 Bulan

Pada Usia 0-1 Bulan penglihatan bayi masih kabur / tidak jelas dan belum bisa membedakan warna, tapi penglihatannya akan terus membaik dan semakin fokus. Sedangkan jarak pandang pada bayi yang masih berusia kurang dari 1 bulan ini sekitar 20-30 cm saja dan bayi melihat hanya beberapa detik saja.

Itulah sebabnya orang tua lebih sering mendekatkan wajahnya ke bayi pada saat bermain dan pada saat menyusui. Untuk membantu perkembangan penglihatan bayi, ibu bisa menyusui bayi secara bergantian kiri dan kanan sehingga penglihatan di kedua matanya menjadi kuat.

Baca juga: Manfaat Menyusui Untuk Ibu Dan Bayi

Objek yang bergerak sudah bisa direspon oleh bayi dengan cara menggerakkan mata dan kepalanya. Jika kita melihat mata bayi juling, itu hal yang wajar karena bayi sedang mencoba untuk fokus pada penglihatannya.

Disamping itu ibu bisa mendekorasi kamar bayi dengan warna-warna yang kontras untuk merangsang atau menstimulasi perkembangan penglihatan bayi secara alami. Warna tersebut seperti kuning, merah, orange dan biru. Ibu juga bisa memberikan mainan yang berwarna terang dan lebih sering berkomunikasi dengannya dengan jarak lebih dekat.

Baca juga: Stimulasi Bayi 3 Bulan

Motorik dan Kesadaran Usia 0-1 Bulan

Pada bayi yang masih berusia 1 bulan masih belum menyadari bahwa dia adalah bagian yang terpisah dari yang lain. Bayi hanya menyadari bahwa kaki dan tangannya bisa digerakkan. Kepalanya masih lemah sehingga belum bisa tegak, meskipun sesekali menggerakkan kepalanya kekanan dan kekiri atau sebaliknya. Tangannya sudah bisa menggenggam jari ibu meskipun tidak erat.

Itulah tahapan perkembangan bayi yang masih berusia 0-1 Bulan. Untuk artikel selanjutnya akan dibahas tahapan perkembangan bayi usia 2 bulan. Semoga bermanfaat.

Post a Comment for "Tahapan Perkembangan Bayi Usia 0-1 Bulan"