Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Kelainan Pada Bayi Baru Lahir

Kelainan Pada Bayi Baru Lahir
Kondisi kongenital merupakan suatu kelainan bawaan pada bayi. Pada umumnya bayi yang baru lahir ada kelainan ringan atau bercak  dan pada biasanya tidak berbahaya. Meskipun kondisi kelainan ini tidak perlu dikhawatirkan tapi tetap perlu menjadi perhatian kita sebagai orang tua. Karena ada kondisi atau kelainan bawaan yang jika dibiarkan akan mengakibatkan gangguan kesehatan pada bayi. Untuk lebih lengkapnya akan di bahas satu persatu.

1. Stork mark (capillary naevi)

Merupakan bercak kecil berwarna merah yang terdapat pada kelopak mata, pangkal leher dan dari bayi. Bercak yang berwarna merah ini terdiri dari pembuluh kapiler yang melebar. Sebenarnya bercak ini tidak berbahaya dan bisa menghilang dengan sendirinya secara alami. Lama hilangnya sekitar 2 tahun pertama sampai bayi berusia 5 tahun.

2. Port wine stain (capillary angioma)

Kelainan ini disebabkan oleh tidak normalnya perkembangan pembuluh darah pada jaringan bawah kulit dan tidak menghilang seiring waktu. Meskipun demikian ada pengobatan yang bisa dilakukan dengan menggunakan terapi laser secara bertahap dengan jangka waktu 2-4 tahun dan sebaiknya dilakukan sedini mungkin. Dengan terus berkembangan teknologi laser sehingga bisa mengurangi adanya resiko seperti bekas luka yang ditimbulkan.

3. Mongolian blue spot (bercak mongol)

Kelainan ini bentuknya seperti lebam berwarna biru dan lebih sering ditemukan pada bayi Afro-Karibia atau Keturunan Asia, India. Tanda seperti lebam ini biasanya terdapat pada bagian pangkal tulang belakang dan belakang kaki, kadang juga terdapat pada bagian tangan dan lengan. Bercak mongol ini bukanlah kelainan yang serius dan bisa menghilang seiring waktu sekitar usia bayi 3 tahun. Penyebab dari bercak mongol ini sampai dengan saat ini belum diketahui dan tidak ada hubungannya dengan kondisi kesehatan. Biasanya dengan menggunakan laser dan ditambah dengan krim dapat mencegah menghilangkan mongolian spot ini.

4. Strawberry marks (hemangioma kongenital)

Pada umumnya setelah melahirkan kelainan ini tidak langsung terlihat tapi secara perlahan-lahan benjolan muncul dalam beberapa hari bahkan dalam beberapa minggu. Ciri-ciri kelainan ini seperti ada bagian yang tumbuh atau benjolan dan berwarna merah terang diakibatkan banyak pembuluh darah kecil. 

Biasanya hemangioma ini muncul pada area kulit kepala, leher, punggung dan wajah pada bayi namun sifatnya tidak seperti kanker. Terkadang hemangioma ini bisa tumbuh pada bagian dalam organ tubuh. Pada umumnya kelainan ini akan hilang dengan sendirinya tanpa bekas saat bayi sudah berusia 5 tahun dan tanpa diberikan obat.

Meskipun demikian tindakan medis juga perlu dilakukan pada kelainan ini karena benjolan yang terjadi pada tubuh bayi bisa mengakibatkan gangguan kesehatan seperti pernafasan dan penglihatan. Tindakan medis dengan menggunakan terapi laser bisa dilakukan apabila kondisinya membahayakan dan ukurannya cukup besar serta menimbulkan nyeri pada bayi. Sejauh ini belum diketahui apa yang menjadi penyebab hemangioma ini, tapi ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan resiko terjadinya hemangioma pada bayi seperti:

  • Bayi yang lahir dalam kondisi prematur
  • Bayi dengan berat badan yang lebih ringan pada saat lahir atau di bawah bayi normal pada umumnya.
  • Terdapat kelainan bawaan atau genetik dari keluarga yang diturunkan ke bayi
  • Pada umumnya terjadi pada bayi dengan jenis kelamin perempuan.
  • Adanya gangguan perkembangan janin selama masa kehamilan.

5. Talipes positional

Yaitu kondisi dimana kaki bayi tampak terputar ke dalam pada saat lahir atau terputar keluar pada pergelangan kakinya. Penyebabnya karena kaki bayi selama berada dalam rahim tergencet hingga masa akhir kehamilan. Kondisi ini sebenarnya tidaklah mengkhawatirkan meskipun tidak bisa dianggap enteng. 

Berbeda halnya dengan kondisi club foot atau talipes permanen dimana mengembalikan posisi kaki bayi dengan memberikan tekanan pada telapak kaki. Sedangkan pada talipes posisional untuk mengembalikan ke posisi normal dengan melakukan pijatan yang rutin secara lembut dengan tujuan mendorong posisi kaki ke posisi yang benar. Anda bisa mempelajari teknik ini dengan bantuan seorang fisioterapis.

Terkadang bayi lahir dalam keadaan normal tanpa ada cacat bawaan sedikitpun, namun tidak sedikit juga bayi yang lahir dengan membawa kelainan bawaan. Kelainan bawaan pada bayi ini ada yang masih digolongkan dalam kategori normal atau tidak berbahaya, tapi ada juga yang dikategorikan berbahaya. 

Jika ibu mendapati bayi dalam kondisi seperti yang saya sebutkan diatas, bisa segera memeriksakannya ke dokter untuk mengetahui apakah nantinya akan beresiko atau tidak. Meskipun pada umumnya kondisi kelainan pada bawaan bukanlah penyebab dari faktor kesehatan dan tidak berpengaruh kepada kesehatan bayi.

Semoga penjelasan diatas bisa bermanfaat bagi ibu ketika mengetahui adanya ciri-ciri seperti yang dijelaskan diatas. Tidak ada salahnya mencari tahu lebih lanjut ke dokter jika memang ibu merasa kelainan itu mengkhawatirkan. Semoga bermanfaat.

Post a Comment for "Kelainan Pada Bayi Baru Lahir"