Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Jenis Jenis Obat Diet dan Efek Sampingnya

Jenis Jenis Obat Diet dan Efek Sampingnya

Jenis Jenis Obat Diet dan Efek Sampingnya. Ada dua cara yang bisa dilakukan bila kita ingin menurunkan berat badan. Cara pertama adalah dengan jatuh sakit. Tentu saja semua orang tidak menginginkan sakit, apalagi sampai berlarut-larut dengan jangka waktu yang sangat lama.

Cara kedua untuk menurunkan berat badan adalah bermain di area kalori. Untuk menurunkan berat badan sebenarnya mudah.

Saat kalori dari makanan yang Anda konsumsi berada di bawah kebutuhan kalori harian, pelan tapi pasti berat badan Anda akan turun.

Jadi coba hitung kebutuhan kalori harian Anda dan atur makanan yang Anda makan. Pastikan Anda makan makanan sehat. Kenali apa saja penyebab program diet gagal dan pastikan Anda tidak melakukannya.

Namun, dewasa ini banyak sekali produk kesehatan yang bergerak di penurunan berat badan. Obat diet menjamur karena obesitas sudah menjadi trend yang akan terus tumbuh ke depannya.

Ini terjadi karena kebanyakan makanan yang ada sekarang dan pola makan masyarakat modern beserta gaya hidupnya cenderung tidak sehat.

Disamping itu, kebanyakan orang ingin hasil yang instan. Turun berat badan dalam waktu yang cepat, namun mengabaikan kesehatannya. Mungkin sekilas menunjukkan hasil, tapi dalam jangka panjang kesehatan kita jadi terganggu. 

Dr. Budiono Santosa, dari Pusat Studi Farmakologi Klinik dan Kebijakan Obat Universitas Gadjah Mada mengatakan, “Sebenarnya secara klinis tidak ada obat mujarab, apalagi instan, yang bisa melangsingkan tubuh.

Jika banyak oang yang mengonsumsinya, itu lebih kepada gaya hidup kaum modern yang cenderung tidak mau ‘ketinggalan zaman’ dengan perilaku sosial di sekelilingnya.

Jenis Jenis Obat Diet dan Efek Sampingnya

Jadi hati-hati bila saat ini Anda sedang menjalani program diet dengan obat diet. Berikut cara kerja obat diet beserta efek yang ditimbulkan bila digunakan dalam jangka panjang :

Fat Blocker

Cara kerja obat ini adalah dengan menahan penyerapan lemak dalam usus besar. Efek samping yang sering ditimbulkan antar lain keram perut, inkontinensia (buang air kecil tidak terkontrol atau ngompol), dan tubuh kehilangan vitamin A, D, E, dan K yang larut di dalam air.

Penekan Nafsu Makan

Cara kerja obat ini adalah dengan membuat orang kehilangan nafsu makannya. Obat ini bekerja pada serotonin, dopamin dan reseptor nor adrenalin dalam otak agar bisa mengontrol nafsu makan.

Efek samping yang sering ditimbulkan antara lain : jantung berdegup kencang, kepala terasa melayang, mulut kering, jam tidur kacau, tekanan darah meningkat dan kulit gatal-gatal.

Diuretik

Obat ini bekerja dengan dengan memperbanyak pengeluaran air seni (urine). Berkurangnya air dalam tubuh akan menurunkan berat badan. Tapi turunnya tidak lain karena cairan tubuh yang berkurang sehingga sel-sel mengecil.

Sifatnya hanya sementara. Efek sampingnya antara lain : menyebabkan dehidrasi dan beresiko pada gangguan fungsi ginjal.

Makanan Pengganti Rendah Kalori Tinggi Protein

Terlalu banyak mengonsumsi protein juga tidak baik. Efek samping bila mengonsumsi makanan pengganti ini adalah terjadinya dehidrasi, kehilangan mineral dan bisa juga gagal ginjal. Disarankan banyak minum.

Suplemen Pembakar Lemak

Saat ini marak pula suplemen pembakar lemak yang mengandung L-Carnitine. Zat ini sebagai asam amino dengan bantuan asam pantotenat akan membantu membakar lemak. Efek sampingnya antara lain : tubuh kekurangan nutrisi yang diperlukan dalam jangka waktu panjang.

Suplemen Berserat Tinggi

Cara kerjanya adalah dengan mengurangi nafsu makan akibat dari perut yang terasa kenyang. Karena suplemen ini akan menggumpal dalam lambung.

Biasanya populer dengan sebutan makanan / minuman berserat. Penggunakan dalam jangka panjang bisa mengakibatkan penyumbatan dalam usus besar dan sangat membayahakan.

Teh Pelangsing

Teh pelangsing kebanyakan berisi campuran daun teh (thea folium) dengan beberapa tumbuhan tradsional, bahkan ada yang dicampur dengan akar wangi untuk memperkuat aromanya.

Cara kerjanya hampir sama dengan obat diet diuretik. Penggunaan dengan berlebihan hanya akan membuat Anda mengalami dehidrasi.

Inti dari semuanya adalah obat diet yang dikonsumsi secara tidak tepat atau tanpa konsultasi dengan tenaga medis bisa membuat Anda justru semakin tidak sehat. Inginnya turun berat badan, yang terjadi malah masuk rumah sakit. Anda tentu tidak mau itu terjadi bukan?

Cara terbaik untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengatur pola makan dan gaya hidup Anda. Dengan makanan sehat yang tepat, alih-alih mengalami efek samping, yang ada Anda justru menjadi semakin sehat.

Post a Comment for "Jenis Jenis Obat Diet dan Efek Sampingnya"