Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Menghitung Usia Kehamilan Jika Lupa HPHT

Menghitung Usia Kehamilan Jika Lupa HPHT

Menghitung Usia Kehamilan Jika Lupa HPHT. Ada beberapa cara untuk mengetahui usia kehamilan, ada yang dilakukan dengan pemeriksaan USG, ada juga dengan memeriksa secara mandiri.

Bagi Ibu yang melakukan penghitungan dengan cara mandiri, penghitungan melalui HPHT merupakan metode yang paling umum dilakukan.

Namun, terkadang ibu hamil lupa kapan mereka mengalami menstruasi terakhir. Jika begini, bagaimana cara menghitung usia kehamilan jika lupa HPHT?

Cara Menghitung Usia Kehamilan Jika Lupa HPHT

1. Pemeriksaan USG

Cara menghitung usia kehamilan jika lupa HPHT yang pertama melalui pemeriksaan USG. Jika melakukan pemeriksaan USG, maka sangat disarankan melakukannya saat usia kehamilan belum mencapai 12 minggu.

Ini bertujuan agar hasil pemeriksaan lebih akurat. Biasanya metode ini dilakukan oleh ibu hamil yang lupa tanggal HPHT ataupun bagi ibu yang menginginkan hasil lebih akurat.

Dengan melakukan pemeriksaan USG, ibu bisa mengetahui berbagai tanda kehamilan, seperti pergerakan janin, denyut jantung janin, fundus uterus dan lainnya.

Bertambah tingginya fundus ini akan terjadi setiap bulannya. Misal, saat kandungan berusia dua bulan, maka dibagian atas simpisis akan terasa tegang, sedangkan saat kandungan berusia enam bulan, akan setinggi pusat.

2. Kalender Kehamilan

Penghitungan usia kehamilan dengan metode kalender kehamilan tidak jauh berbeda dengan perhitungan manual. Penghitungan usia kehamilan bisa lebih mudah dan praktis dengan bantuan peralatan ini.

Caranya dengan mencocokan tanggal sekarang dengan tanggal HPHT, perkiraan usia kandungan akan tertera pada kalender tersebut.

Selain dua cara diatas sebenarnya ada metode lain dalam menghitung usia kehamilan jika lupa HPHT, yaitu dengan merasakan pergerakan janin.

Bagi ibu yang sudah pernah melahirkan, memasuki usia 16 minggu, janin akan mulai bergerak. Sedangkan bagi ibu yang belum pernah melahirkan, janin akan mulai bergerak pada minggu ke 20.

Sayangnya, tidak semua ibu hamil peka pada pergerakan janin, sehingga penghitungan usia kehamilan dengan metode ini dianggap tidak akurat.

Ibu juga bisa melakukan penghitungan usia kehamilan dengan cara lain, dengan melihat flek kecoklatan yang muncul dari darah nidasi. Saat janin menempel pada rahim, maka terjadi kerusakan pembuluh darah.

Hal ini mengakibatkan pendarahan kecil. Kondisi ini terjadi pada bulan pertama kehamilan. Namun sayangnya, banyak ibu hamil yang tidak mengetahui kondisi ini.

Post a Comment for "Menghitung Usia Kehamilan Jika Lupa HPHT"