Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Apa yang Terjadi dalam Pikiran si Kecil?

Apa yang Terjadi dalam Pikiran si Kecil? Zaman dulu, kebanyakan orang tidak terlalu peduli dengan yang namanya ‘otak bayi’. Paling-paling, yang diketahui dan dibahas oleh banyak orangtua – termasuk para ahli – adalah bahwa otak bayi merupakan bagian ‘polos’ yang tidak bedanya dengan kertas putih yang isinya tergantung lingkungan sekitarnya.

Nah, semakin berkembangnya perhatian dan penelitian atas otak bayi, ternyata berbagai fakta mengejutkan mulai bermunculan. Diantaranya, fakta bahwa otak bayi tidaklah ‘sepolos’ dan ‘sehening’ yang dibayangkan banyak orang… ternyata ia penuh dengan begitu banyak aktifitas, dan ini sudah terjadi sejak ia masih dalam kandungan!

Apa yang bisa Anda lakukan bersama buah hati Anda untuk mengembangkan potensi otaknya sehingga ia bisa menghadapi kehidupan ini dengan lebih baik?

Bayi Baru Lahir Gendong bayi Anda dengan cara menyelipkan tangan kiri Anda ke bawah tubuhnya dan menggunakan tangan kanan Anda untuk menopang leher serta kepala si kecil. Dengan suara pelan, coba sebutkan namanya. 

Perhatikan reaksinya.. jika ia terlihat tegang, langsung menggeliat, atau mengeluarkan liur, maka ini merupakan bentuk respon si kecil karena ia terlalu ‘tegang’ mendengar suara Anda.

Kalau ini terjadi, maka coba ‘trik’ lain…

Jika ruangan terlalu terang, coba matikan lampu. Intinya, cobalah buat suasana sekitar agak gelap. Lalu cobalah menyebut namanya, namun kali ini cukup dengan bisikan lirih saja… Kemungkinan besar si kecil akan memutar kepalanya, mengikuti arah suara Anda!

Ketika Anda menggunakan suara biasa, ia bereaksi berlebihan, namun ketika Anda menggunakan suara berbisik, maka ia bereaksi dengan ‘mencari’ asal suara tersebut. 

Reaksi ini bisa terjadi sejak si bayi berusia 2 hari – bahkan penelitian menyimpulkan, bayi berusia 2 hari akan menatap wajah ibunya lebih lama dibandingkan wajah orang lain…

Usia 2 Bulan Sekarang lebih seru lagi nih… Pada usia ini, jika Anda menggendongnya, biasanya bayi akan memperhatikan wajah Anda dengan penuh seksama. 

Cobalah membuat mimik dengan wajah Anda seperti mengeluarkan lidah, mengernyitkan alis, membuka mulut, mencibir, membuka mata lebar-lebar, dan sebagainya.

Apa yang akan terjadi?

Si bayi akan berusaha keras meniru mimik wajah Anda..

Pada usia ini, bayi Anda telah ‘bersosialisai’ dengan Anda dan orang di sekitarnya. Dan ini merupakan perkembangan otak yang luar biasa.

Usia 4 Bulan Proyek kali ini untuk melihat bagaimana otak bayi bereaksi terhadap konsep ‘ada dan tidak ada’. Coba gunakan benda yang sangat menarik perhatiannya. 

Tidak usah yang terlalu besar ukurannya, yang penting bayi Anda begitu menyukainya sehingga ia akan berusaha meraih dan mengambilnya dari tangan Anda.

Coba tunjukkan benda tersebut di hadapannya. Goyang-goyangkan dan bunyikan. Maka ia akan berusaha meraih dan mengambilnya. Sekarang coba sembunyikan benda tersebut di bawah alas tidurnya. 

Bayi seusia ini akan berhenti mencari benda tadi. Kenapa? Karena ia belum mengenal konsep “benda permanen”. Baginya, benda yang tidak nampak ya tidak ada, titik.

Berbeda dengan bayi usia 10-11 bulan… ketika Anda memancingnya dengan benda/mainan menarik yang disukainya, lalu Anda menyembunyikannya, maka bayi usia ini akan terus berusaha mencarinya. Pada tahapan ini, bayi sudah memahami bahwa benda atau orang bisa tersembunyi dan tetap ADA.

Usia 10 Bulan Permainan cermin…

Untuk lebih memahami apa yang sedang berlangsung di dalam pikiran bayi seusia ini, cobalah bawa si kecil ke depan cermin dan biarkan ia menatap bayangan dirinya pada cermin untuk beberapa saat.

Coba oleskan lipstik atau yang sejenisnya di pipi dan hidungnya – maksudnya untuk membuat noda di wajahnya.

Apa reaksinya?

Kebanyakan bayi usia ini akan santai-santai saja dengan perubahan ini – berbeda dengan bayi yang sudah berusia 1 tahun. Bayi yang lebih dewasa akan tersenyum dan bereaksi terhadap perubahan pada wajahnya, sedangkan bayi pada usia ini akan menanggapinya dengan datar. Kenapa?

Karena bayi usia ini belum sadar bahwa ‘tampilan’ pada cermin adalah dirinya! Mereka masih menganggap bayangan cermin itu adalah orang lain

Bayi belajar sangat cepat. Jika Anda seorang pengamat yang baik, Anda akan terkejut karena melihat setiap hari buah hati Anda memiliki kemampuan dan kepahaman baru. Mulailah dari keterangan ini untuk terus mengembangkan potensi otak buah hati Anda…

Post a Comment for "Apa yang Terjadi dalam Pikiran si Kecil?"