Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Tips Membawa Perlengkapan Ibu Menyusui Ke Kantor

Tips Membawa Perlengkapan Ibu Menyusui Ke Kantor
Tips Membawa Perlengkapan Ibu Menyusui Ke Kantor. Seabreg! Atau setidaknya pasti ribet! Demikian jika bunda ditanya apa saja perlengkapan ibu menyusui yang harus selalu tersedia dan tidak boleh ketinggalan ke manapun bunda bepergian.

Dan kalau dipikir memang ada juga benarnya. Jika bunda sedang menyusui dan harus bepergian, perlengkapan khusus menyusui memang panjang daftarnya.

Mulai dari botol susu hingga kain lap atau tisu, seringnya memang dikira mau pindahan rumah saja. Namun, kata seabreg juga bukan berarti ribet.

Jika bunda memang harus sering keluar rumah, seperti untuk kepentingan bekerja, bunda bisa memilih perlengkapan khusus ibu menyusui yang praktis dan seperlunya saja.

Contoh, jika bunda seorang karyawan dan harus segera masuk kantor setelah cuti hamil dan menyusui selesai, bunda bisa meminta suami, atau siapapun dari keluarga, untuk membawa si kecil ke kantor dan menyusui di sana.

Karena bukan perjalanan jauh, siapkan perlengkapan ibu menyusui yang penting saja dan selebihnya bisa dilakukan saat sepulang dari kantor.

Pada saat berangkat bekerja, kenakan pakaian atau baju khusus ibu menyusui. Biasanya, baju ini memiliki kancing atau resleting di bagian dada sebelah kanan dan kiri sehingga memudahkan bunda menyusui si kecil di manapun dan kapanpun diperlukan.

Juga bunda tidak perlu khawatir, baju khusus ibu menyusui juga tersedia dalam banyak model dan desain sehingga tidak akan mengurangi penampilan bunda yang memang diperlukan saat bekerja dan berhubungan dengan banyak klien.

Selanjutnya, jangan lupa untuk mengenakan breast pad dari rumah dan membawa ganti secukupnya. Bunda bisa memperkirakan sendiri kebutuhan alat ini dengan melihat kelancaran ASI.

Jika cenderung lancar, siapkan ganti breast pad agak banyak (2 – 3 pasang mungkin cukup atau sesuai kebutuhan) untuk menjaga bra tidak terlalu basah karena ASI terus mengalir.

Saran saya (dan ini juga yang saya lakukan pada saat menyusui anak pertama dulu) adalah membawa tas kecil khusus perlengkapan ibu menyusui selain tas kantor. Atau, saya juga pernah membeli tas kerja yang agak besar sehingga peralatan lain juga praktis bisa dibawa sekalian dalam satu tas.

Jika air susu bunda kurang lancar, jangan lupa menyiapkan pompa ASI sebelum berangkat bekerja. Dan pengalaman saya, membawa pompa ASI manual (yang bentuknya mirip terompet) jauh lebih praktis dibanding membawa pompa botol atau model listrik.

Pertama, pompa terompet ukurannya jauh lebih kecil sehingga tidak terlalu memakan tempat dalam tas perlengkapan ibu menyusui.

Kedua, pompa ini hanya perlu bantuan tangan untuk bekerja sehingga dalam kondisi aliran listrik padam sekalipun bunda masih bisa menyusui (dan saya pernah mengalami membawa pompa ASI listrik bertepatan dengan giliran pemadaman di kantor. Jadinya amit-amit ribetnya, sampai kasihan suami bolak-balik mengambil pompa ASI manual dari rumah!).

Ketiga, pompa terompet juga lebih mudah, dan lebih cepat, dibersihkan jika selesai digunakan karena tidak perlu mencuci botol susunya. Dengan demikian, bunda tinggal membawa tas perlengkapan ibu menyusui yang berukuran kecil atau sedang selama menyusui di tempat kerja, mengenakan baju praktis dan modis khusus ibu menyusui ketika berangkat, dan sudah!

Dan satu lagi, jika bunda khawatir baju bunda sendiri basah karena ASI, jangan lupa menyiapkan lap kain bersih dan bra untuk ganti. Untuk inipun, saya kira tas berukuran kecil atau sedang masih sangat muat sehingga bunda tidak perlu ribet membawa perlengkapan menyusui yang segudang.

Post a Comment for "Tips Membawa Perlengkapan Ibu Menyusui Ke Kantor"