Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Posisi Hamil Yang Sehat Saat Melakukan Hubungan Intim II

Posisi Hamil Yang Sehat Saat Melakukan Hubungan Intim II
Posisi Hamil Yang Sehat Saat Melakukan Hubungan Intim II. Meneruskan dengan artikel sebelumnya, posisi hamil yang disarankan ketika melakukan hubungan seksual, berikut ini terusannya.

3. Posisi menyamping.

Posisi ini dilakukan dengan cara berbaring dengan posisi menyamping dan membelakangi suami. Posisi berhubungan seksual dengan cara ini akan lebih nikmat jika suami membelai perut dan bagian sensitif wanita lainnya.

4. Posisi duduk.

Posisi hamil saat berhubungan dengan cara ini dilakukan dengan cara pasangan duduk dan sang wanita duduk di atas sang suami. Pasangan akan saling berhadapan satu sama lain.

Hubungan seksual dengan cara ini dilakukan dengan perlahan dan hindari pasangan menekan terlalu keras ke arah perut sang wanita karena dapat berakibat yang sangat buruk terhadap kehamilannya.

Beberapa orang percaya jika mereka berhubungan intim khususnya saat hamil muda dapat membantu kelancaran proses kelahiran. Saat berhubungan intim, prostaglandin yang dikandung di dalam sperma dapat menyebabkan kontraksi yang sangat bermanfaat dalam membantu penekanan, jadi kepala bayi dapat masuk ke bagian bawah panggul. Ya, dalam hal ini membantu secara tidak langsung.

Waktu yang dinilai tepat untuk berhubungan intim pada masa hamil yaitu setelah trimester pertama sampai umur 7 bulan, karena pada waktu ini, wanita hamil sudah lebih relaks dan nyaman sehingga dapat melakukan hubungan yang lebih nikmat.

Pada trimester pertama kehamilan, ada baiknya wanita tersebut menunda hubungan intim terlebih dahulu karena, hubungan seksual di awal kehamilan dapat menyebabkan kontraksi. Ari-ari bayi pun belum terbentuk secara sempurna sehingga dapat berefek buruk pada kehamilan seperti keguguran karena gerakan kontraksi yang dahsyat.

Saat kehamilan memasuki usia 7-9 bulan, frekuensi hubungan intim disarankan untuk dikurangi hingga janin berusia 9 bulan karena akan sangat berbahaya pada janin.

Hal ini diakibatkan kontraksi dapat menyebabkan pecahnya ketuban dan bayi dapat terinfeksi. Dan bila bayi harus dilahirkan, paru-parunya belum terlalu matang untuk berfungsi. Waktu yang sangat membahayakan untuk berhubungan intim adalah antara kehamilan usia 7-8 bulan.

Pada kehamilan memasuki usia 9 bulan, bayi sudah siap untuk keluar dan jika terjadi kontraksi akan menyebabkan air ketuban pecah. Karena, paru-paru bayi sudah matang.

Post a Comment for "Posisi Hamil Yang Sehat Saat Melakukan Hubungan Intim II"