Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Menghindari Resiko Obesitas Saat Hamil

Menghindari Resiko Obesitas Saat Hamil
 

Menghindari Resiko Obesitas Saat Hamil. Pada masa kehamilan, ibu hamil memang sering mendengar istilah ‘eating for two’, namun sayangnya istilah ini sering di salah artikan oleh para ibu.

Sehingga sering kali para ibu hamil mengonsumsi makanan dengan porsi dua kali lipat lebih banyak. Alasannya karena dalam tubuhnya kini ada kehidupan baru yang juga perlu diberi asupan makanan.

Padahal yang dimaksudkan dari ‘eating for two’ ini bukan makan dengan porsi dua kali lipat, melainkan mengonsumsi makanan yang mencukupi kebutuhan nutrisi harian bagi ibu dan janinnya.

Meskipun kenaikan berat badan bagi ibu hamil normal bahkan diharuskan, tapi tetap ada batasannya. Berlebihan dalam mengonsumsi makanan dapat menyebabkan resiko obesitas saat hamil.

Obesitas saat hamil bukan berati tanpa masalah. Bahaya kelebihan berat badan bagi ibu atau janinnya akan menyebabkan ibu hamil harus melalui operasi caesar pada persalinannya nanti karena jalan lahir yang terlalu sempit atau janin yang terlalu besar.

Karena itu menjaga kesehatan serta pola makan selama hamil perlu dilakukan untuk membantu ibu hamil menjaga berat badannya. Salah satunya dengan menerapkan gaya hidup sehat dengan memperhatikan makanan yang diasup.

Berikut ini beberapa cara menghindari resiko obesitas saat hamil:

1. Menghindari terlalu banyak mengonsumsi sodium

Konsumsi garam per harinya disarankan tidak melebihi 2300 mg atau setara dengan satu sendok teh. Sedangkan bagi ibu hamil, untuk mencegah obesitas saat hamil serta preeklamsia dianjurkan hanya mengonsumsi sekitar 1500 mg saja.

Hindari makanan olahan karena mengandung garam yang sangat tinggi. Selain itu hindari juga makanan kalengan karena biasanya makanan tersebut menggunakan garam sebagai salah satu bahan pengawetnya.

2. Menghindari makanan yang mengandung banyak gula

Kandungan gula dalam makanan sering diabaikan meskipun makanan tersebut tidak terasa manis. Beberapa jenis makanan yang memiliki kandungan tinggi gula antara lain kentang goreng, nasi atau mie.

Sebaiknya makanan-makanan tersebut dikonsumsi dengan porsi yag tepat. Namun jangan juga sama sekali tidak mengonsumsi makanan tersebut karena kandungan didalamnya dapat menjadi penambah energi, tapi porsinya saja yang tidak berlebihan.

Ibu hamil juga disarankann untuk mengetahui beberapa jenis gula tambahan seperti sirup jagung fruktosa, sirup malth barley, atau jenis gula lainnya.

3. Menghindari makanan berlemak

Makanan-makanan tinggi lemak seperti makanan cepat saji, bakso, atau ice cream berpotensi tinggi menyebabkan obesitas saat hamil jika dikonsumsi berlebihan.

Tak hanya si ibu saja yang akan mengalami obesitas saat hamil, akan tetapi janin yang ada dalam kandungannya juga akan mendapat efek buruknya.

Oleh karena itu, perlu bagi ibu hamil untuk menjaga berat badannya selama hamil. Misalnya dengan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, sodium, gula maupun lemak yang sesuai kebutuhan nutrisi harian ibu dan janin.

Konsumsi juga makanan cukup serat tinggi untuk memperlancar sistem pencernaan selama kehamilan.

Post a Comment for "Menghindari Resiko Obesitas Saat Hamil"