Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Kehamilan 9 Bulan Dan Keluhannya

 Kehamilan 9 Bulan Dan Keluhannya

Kehamilan 9 Bulan Dan Keluhannya. Setelah usia kehamilan 3 bulan akan terlihat perubahan seperti perut ibu akan membesar dan akan semakin membesar setelah usia kehamilan memasuki 9 bulan.

Pada saat usia kehamilan sudah memasuki minggu ke 36, kandungan akan semakin membesar dan ibu kan mulai merasakan kelelahan. Apalagi jika kehamilan ini merupakan kehamilan pertama anda.

Jika kehamilan sudah tua dan akan mendekati waktu persalinan, akan banyak hal-hal baru yang bisa ibu rasakan seperti: perut bagian akan terasa berat dan akan timbul rasa nyeri pada bagian panggul.

Pada bagian kandung kemih terasa ada tekanan sehingga anda akan lebih sering buang air kencing setiap harinya. Disamping itu kontraksi akan lebih sering terjadi dan berlangsung secara terus menerus. Jika kontraksi yang terjadi hanya sementara saja dan tidak beraturan, maka bisa dipastikan itu kontraksi palsu.

Kehamilan 9 Bulan Dan Keluhannya

Ada hal lain lagi yang bisa ibu rasakan jika sudah memasuki usia kehamilan 9 bulan dan keluhannya yaitu:

1. Kulit Terasa Gatal-gatal

Gatal yang terjadi pada kulit bukan saja karena faktor alergi terhadap suatu makanan atau susu, tapi bisa terjadi karena faktor kehamilan. Apabila usia kehamilan 9 bulan dan keluhannya akan lebih sering terjadi pada masalah kulit, karena kulit ibu akan lebih sensitif pada masa ini. Rasa gatal pada bagian perut akan lebih sering terjadi.

Ibu jangan langsung menggaruknya dengan kencang karena akan merusak kulit. Cukup dengan mengoleskan krim penghilang rasa gatal atau bisa dengan mengusapnya saja dengan tangan tanpa menggaruk.

2. Kegiatan Sehari-hari Selama Hamil

Bagi ibu yang bekerja kantoran, tentu saja harus mengambil cuti kerja jauh-jauh hari sebelumnya. Biasanya kantor akan memberikan izin cuti 1 bulan menjelang kelahiran dan 3 bulan setelah melahirkan. Hal ini dimaksudkan agar ibu bisa mempersiapkan proses melahirkan dengan sebaik mungkin tanpa memikirkan pekerjaan di kantor.

Dengan waktu luang yang diberikan oleh perusahaan akan memudahkan ibu memanfaatkan waktu tersebut untuk beristirahat dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan pasangan. Penting juga untuk selalu menjaga gizi menjelang kelahiran.

3. Libatkan Suami Dalam Membantu Urusan Rumah Tangga

Meskipun suami bekerja kantoran dengan jadwal pergi pagi pulang malam, tapi suami juga harus dilibatkan dalam urusan rumah tangga jika usia kandungan ibu sudah mendekati masa melahirkan.

Pada masa ini ibu akan lebih banyak istirahat sehingga banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dan disinilah peran dari pasangan anda untuk membantu semua aktifitas yang ada di rumah. Misalnya saja mencuci, memasak, dan membersihkan rumah.

Kalau bisa suami juga mengambil cuti beberapa minggu menjelang persalinan istri dan setelah melahirkan. Karena pada saat ini sangat dibutuhkan waktu ekstra dalam mengurus istri dan bayi baru lahir. Komunikasi dan saling kerja sama adalah kunci keberhasilan dalam menjalani masa-masa ini.

4. Kurangi Porsi Makan, Namun Perbanyak Durasinya

Kuncinya adalah sedikit tapi sering dengan tetap memperhatikan kandungan gizi yang dikonsumsi selama hamil dan setelah melahirkan. Selama hamil berguna untuk perkembangan bayi dalam kandungan, begitu jaga setelah melahirkan.

Dengan mengurangi porsi makan dan menambah durasi waktu makan sekitar 5 sampai 6 kali dalam sehari. Jangan lupa untuk menghindari makanan yang mengandung banyak minyak dan lemak seperti gorengan. Makan yang mengandung banyak lemak akan lebih sulit untuk dicerna tubuh.

5. Hindari Berpikir Negatif

Emosional ibu hamil tidak stabil sehingga mudah berubah dalam waktu sebentar saja, apalagi jika sudah memasuki usia kehamilan 9 bulan. Kadang ibu merasa senang yang berlebihan dan hanya berselang beberapa menit saja langsung merasakan kesedihan yang mendalam.

Itu semua karena pengaruh hormon dan hal yang wajar terjadi. Yang terpenting adalah selalu menjaga pikiran tetap positif dan bersikap tenang serta menjauhi pikiran yang negatif.

Itulah beberapa hal yang bisa ibu rasakan jika kehamilan 9 bulan dan keluhannya apa saja. Semoga informasi ini bermanfaat, terima kasih.

Post a Comment for "Kehamilan 9 Bulan Dan Keluhannya"