Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cara Mengatasi Cegukan Pd Bayi

cara mengatasi cegukan pd bayi

Cara mengatasi cegukan pd bayi. Semua orang tua pasti bahagia melihat kelucuan bayinya sehingga jika terjadi suatu masalah pada bayi, kita sebagai orang tua selalu merasa gelisah dan cemas, salah satunya adalah terjadinya cegukan pada bayi. Meskipun kondisi ini normal saja terjadi, namun kadang membuat para orang tua cemas.⁣⁣⁣
Kekhawatiran tersebut mengakibatkan para orang tua mencari cara untuk mengatasi cegukan pada bayi. Mungkin menanyakan langsung pada orang terdekat di rumah, mencari informasinya di internet seperti yang anda lakukan sekarang ini, atau menghubungi dokter langsung. Bukan tanpa alasan orang tua melakukan hal tersebut. Mungkin karena intensitas dan frekuensinya yang terlalu sering.⁣⁣⁣
Sebelum anda melakukan hal-hal yang hanya berdasarkan saran saja tanpa informasi yang jelas dan lengkap, ada baiknya anda membaca artikel ini sampai selesai. Apa saja yang menjadi penyebabnya dan cara mengatasi cegukan pd bayi yang aman.⁣⁣⁣
Janin Sering Cegukan⁣⁣⁣
Cegukan pada bayi bukan saja terjadi pada saat bayi baru lahir saja, namun cegukan bisa terjadi pada saat bayi masih di dalam rahim ibunya. Umumnya cegukan pada janin terjadi pertama kali di usia kehamilan trimester pertama dan bisa berlanjut pada trimester kedua dan seterusnya. Penyebab janin sering cegukan bisa terjadi karena janin menelan air ketuban.⁣⁣⁣
Setelah bayi lahir, cegukan yang terjadi pada bayi bisa dari banyak faktor, karena tidak mungkin lagi faktor minum air ketuban. Berikut ini beberapa faktor penyebabnya:⁣⁣⁣
1.    Gastroesophageal Reflux⁣⁣⁣
Gastroesophageal reflux sering juga disebut dengan GER atau GERD, yaitu kondisi dimana isi lambung naik ke kerongkongan sehingga terjadi muntah dan menyebabkan bayi mengalami cegukan. Cairan yang keluar bisa berupa makanan atau minuman yang baru saja dikonsumsi dan cairan lainnya yang ada di lambung. Umumnya terjadi pada bayi yang masih berusia 4 bulan. Hal ini mudah terjadi pada bayi karena belum sempurnanya sistem pencernaan bayi.⁣⁣⁣
2.    Makan Dalam Porsi Banyak Atau Berlebihan⁣⁣⁣
Makan dan minum secara berlebihan bisa menjadi penyebab bayi mengalami cegukan. ASI yang diberikan secara berlebihan akan menyebabkan perut bayi kembung sehingga lambung meregang dengan cepat. Hal ini mengakibatkan otot diafragma bayi mengalami kekakuan sehingga menyebabkan bayi cegukan.⁣⁣⁣
3.    Perut Bayi Kembung Dan Sering Kentut⁣⁣⁣
Menyusui bayi dengan botol bisa mengakibatkan bayi lebih sering mengalami cegukan karena penggunaan botol ASI pada bayi lebih memungkinkan bayi menelan udara lebih banyak dibanding menyusui langsung pada ibunya. Penyebabnya ASI yang ditelan oleh bayi mengalir lebih banyak ke mulut bayi sehingga udara akan tetelan bersamaan dengan ASI tersebut. Akibatnya perut bayi kembung dan sering kentut sehingga mengakibatkan cegukan. Terkadang bayi juga akan rewel jika terlalu banyak makan dan terlalu banyak menelan udara.⁣⁣⁣
4.    Alergi Pada Bayi Asi⁣⁣⁣
Alergi bukan saja terjadi pada orang dewasa saja, namun bisa terjadi pada bayi dan bahkan peluang bayi mengalami alergi lebih besar jika salah satu atau kedua orangtuanya terdapat riwayat alergi. Jika bayi mengkonsumsi susu formula, kemungkinan alergi sangat rentan terjadi karena kandungan protein tertentu yang terdapat pada susu formula mungkin saja menjadi penyebab bayi alergi.⁣⁣⁣
Bahkan protein yang terdapat pada ASI bisa saja menjadi penyebab bayi alergi. Kondisi alergi pada bayi asi akan mengakibatkan diafragma bayi akan bergetar sehingga mengakibatkan bayi cegukan. Makanan yang dikonsumsi ibu bisa menjadi faktor penyebab berubahnya komposisi yang terdapat pada ASI.⁣⁣⁣
5.    Penyakit Asma Pada Bayi⁣⁣⁣
Bayi yang lahir dengan menderita penyakit asma juga akan lebih rentan terjadinya cegukan. Penyebabnya adalah terjadi peradangan pada paru-paru bayi sehingga udara yang masuk  ke paru-paru akan terbatas. Akibatnya bayi akan mengalami sesak napas dan menimbulkan cegukan.⁣⁣⁣
6.    Udara Yang Tidak Sehat⁣⁣⁣
Sistem pernapasan bayi baru lahir belum sempurna sehingga sangat sensitif jika ada benda asing yang terhirup, mengakibatkan bayi sering bersin dan batuk. Batuk yang terjadi pada bayi akan mengakibatkan diafragmanya tertekan dan bergetar sehingga bayi akan cegukan. Bau-bauan yang menyengat, asap rokok, asap hasil pembakaran sampah juga dapat memicu bayi batuk.⁣⁣⁣
7.    Perubahan Suhu⁣⁣⁣
Perlu kita ketahui bahwa perubahan suhu yang terjadi dapat menyebabkan otot bayi berkontraksi dan kontraksi tersebut juga terjadi pada diafragma bayi. Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa faktor pencetus terjadinya cegukan pada bayi adalah adanya tekanan atau getaran pada diafragma. Jadi kita sebagai orang tua harus lebih hati-hati dalam mengatur suhu ruangan, apalagi ruangan yang ber AC.⁣⁣⁣
7 faktor yang menjadi penyebab bayi cegukan diatas merupakan hal yang harus kita ketahui. Sedangkan cara mengatasi cegukan pd bayi tentu saja dengan menghindari 7 faktor yang sudah dijelaskan di atas. Itulah sebabnya kenali terlebih dahulu penyebabnya agar kita bisa mencegah dan mengatasinya.⁣⁣⁣

Cara Mengatasi Cegukan Pd Bayi⁣⁣⁣

Namun bagaimana halnya jika semua cara yang sudah saya jelaskan diatas sudah dilakukan tapi tidak membuahkan hasil dan cegukan pada bayi masih saja terjadi. Berikut ini ada beberapa langkah yang bisa ibu lakukan:⁣⁣⁣
1.    Air Gula Untuk Bayi⁣⁣⁣
Cara pertama yang bisa ibu lakukan adalah memberikan air gula untuk bayi. Cara pengobatan ini bisa dibilang sudah kuno dan merupakan pengobatan yang biasa dilakukan orang terdahulu. Cara ini dilakukan apabila bayi anda sudah cukup umur untuk makan makanan padat. Langkahnya adalah dengan meletakkan kristal gula di bawah lidah bayi. Gula dipercaya dapat meredakan ketegangan yang terjadi pada diafragma sehingga bisa menghentikan cegukan yang terjadi.⁣⁣⁣
Jika bayi masih belum cukup umur untuk mengkonsumsi makanan padat, ibu bisa memberikan air gula untuk bayi dengan mencelupkan jari ibu atau empengnya ke dalam larutan gula dan biarkan bayi menjilatnya. Namun pastikan jari dan empeng yang digunakan sudah dalam keadaan bersih.⁣⁣⁣
2.    Memijat Punggung Bayi⁣⁣⁣
Ketika anda akan memijat punggung bayi, pastikan posisi bayi dalam keadaan duduk tegak. Anda bisa menopang dan menahannya agar dia bisa duduk tegak. Kemudian gosok punggung bayi dari bawah punggung sampai bahu bayi dalam gerakan memutar. Posisi bayi tidak harus dalam keadaan duduk tegak, bisa dilakukan dengan posisi bayi tengkurap. Namun pastikan posisi bayi nyaman dan tidak menutup hidung serta mulutnya sehingga menyulitkannya bernapas.⁣⁣⁣
3.    Pastikan Posisi Bayi Tegak Setelah Menyusu⁣⁣⁣
Sudah merupakan pengetahuan umum bagi para orang tua untuk selalu menyendawakan bayinya setelah menyusui, baik itu susu badan maupun susu botol. Setelah menyusui posisikan bayi dalam keadaan tegak secara vertikal dengan cara menggendongnya dengan kepala atau mukanya tidak tertutup.⁣⁣⁣
Menggendong bayi untuk disendawakan biasanya sekitar 15 menit bahkan bisa kurang. Posisi tegak pada bayi akan menjaga diafragmanya tetap normal dan dengan menggosokkan punggung secara perlahan juga akan merilekskan diafragmanya dan mencegah terjadinya cegukan.⁣⁣⁣
4.    Mengalihkan Perhatian Bayi Pada Hal Yang Lain⁣⁣⁣
Cara ini cukup mudah dilakukan, biasanya bayi mudah dialihkan perhatiannya dengan memainkan benda-benda yang ada di sekitarnya. Metode ini disebut dengan mengubah rangsangan saraf pada bayi karena kejang otot yang pemicunya impuls saraf. Salah satu perubahan rangsangan yang dilakukan selain mengusapnya adalah dengan masukan sensorik atau melihat mainan.⁣⁣⁣
5.    Memberikan Gripe Water Pada Bayi⁣⁣⁣
Gripe water merupakan sejenis sejenis obat herbal yang berbentuk cair dengan kandungan campuran bahan herbal yang berkhasiat. Umumnya manfaat gripe water buat bayi untuk mengatasi penyakit kolik pada bayi,  namun bisa digunakan untuk mengatasi masalah cegukan pada bayi. Sebaiknya gripe water diberikan pada bayi yang sudah berusia diatas 1 bulan. Pilihlah gripe water yang aman, dan sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum diberikan pada bayi.

Post a Comment for "Cara Mengatasi Cegukan Pd Bayi"