Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Perawatan Setelah Operasi Caesar

Perawatan Setelah Operasi Caesar

Perawatan Setelah Operasi Caesar. Operasi caesar dilakukan bagi ibu hamil yang mengalami masalah pada kehamilannya atau terdapat komplikasi. Prosedur melahirkan bayinya dengan melakukan pembedahan.

Proses operasi caesar tidak sama untuk semua ibu, begitu juga dengan proses pemulihannya. Ada yang butuh waktu lama pada proses pemulihannya dan ada yang hanya butuh waktu cepat. Itu semua tergantung pada kondisi kesehatan dari ibu tersebut dan bagaimana cara perawatannya.

Pada umumnya ibu pasca melakukan operasi caesar akan mengalami perubahan hormon yang berakibat pada perubahan suasana hati dan tentu saja akan mengalami nyeri. Pasangan perlu diberi penjelasan tentang ini, agar tidak terjadi salah paham atau pertengkaran.

Perawatan Setelah Operasi Caesar

Seperti penjelasan di atas, perawatan setelah operasi caesar ini tidak sama untuk semua ibu karena ada faktor-faktor tertentu yang mempengaruhinya. Namun ada beberapa tips yang bisa ibu lakukan untuk mempercepat proses penyembuhan atau pemulihan pasca operasi caesar, yaitu:

1. Dukungan Secara Emosional.

Di samping perawatan secara fisik, ibu juga perlu mendapatkan perawatan secara emosional. Proses melahirkan secara caesar merupakan pengalaman secara emosional yang tidak mungkin dilupakan seumur hidup. Bukan saja bagi ibu yang melahirkan, tapi juga bagi semua orang yang sudah terlibat didalamnya.

Persalinan yang dilakukan karena kondisi darurat, butuh dukungan secara emosional dari orang-orang terdekat. Bukan saja dukungan dari suami, namun dukungan dari keluarga, teman dekat sangat diperlukan.

Diharapkan dengan adanya dukungan secara emosional bisa mengurangi dampak psikis pasca melahirkan seperti depresi. Bayi punya akan mendapatkan perawatan dan ASInya akan tercukupi dengan baik.

2. Ibu Harus Lebih Banyak Beristirahat

Memang kondisi ini tidak ideal, karena bayi yang baru lahir tentu saja akan lebih sering terbangun, biasanya setiap 2 jam sekali. Ibu tentu saja harus siap dengan kondisi tersebut, misalnya untuk menyusui bayi.

Itulah pentingnya dukungan dari keluarga seperti suami atau keluarga untuk membantu ibu pasca operasi caesar ini. Kondisi ibu yang masih lemah dan butuh waktu beristirahat lebih banyak.

Ibu perlu menyiasati waktu tidur dengan ikut tidur pada saat bayi tertidur. Untuk hal lainnya seperti memandikan bayi bisa minta bantuan pasangan atau keluarga. Sehingga waktu pemulihan perawatan setelah operasi caesar akan lebih cepat dengan banyak istirahat.

3. Selalu Menjaga Kondisi Tubuh Tetap Bugar

Menjaga kondisi tubuh agar tetap bugar setelah operasi caesar adalah penting untuk dilakukan. Pasca operasi ibu akan dilatih untuk menggerakkan fisiknya dengan berjalan secara pelan-pelan hingga lancar.

Setelah pulang ke rumah ibu tetap melakukan olahraga fisik dengan berjalan kaki, bisa dilakukan di halaman rumah atau tempat yang dirasa nyaman untuk berolahraga santai. Menjaga kebugaran ini besar sekali manfaatnya bagi ibu, di samping kebugaran fisik juga meningkatkan kesehatan mental.

Jalan kaki ringan bermanfaat untuk mengurangi gangguan jantung, pembekuan darah dan masih banyak manfaat lainnya. Lakukan aktivitas ini setiap hari sebagai salah satu cara perawatan setelah operasi caesar.

Yang perlu dihindari adalah jangan melakukan aktivitas berat seperti mengangkat benda berat terutama pada 1 bulan pasca melahirkan. Ukurannya adalah jangan mengangkat beban yang melebihi berat badan bayi.

4. Memperhatikan Jika Ada Tanda Terjadinya Infeksi

Setelah operasi caesar, dokter akan menyarankan untuk melihat apakah ada tanda-tanda terjadinya infeksi. Pemantauan ini dilakukan setelah 24 jam pasca operasi dan dengan mengukur suhu tubuh ibu.

Ada tanda-tanda yang terdapat pada ibu yang mengalami infeksi, seperti menggigil kedinginan dan disertai demam, nyeri terasa semakin sakit, dan muncul warna kemerahan seperti sayatan pada bekas operasi.

Jika ibu menemukan semua tanda tersebut atau salah satunya, maka segeralah ke rumah sakit agar dilakukan pengecekan dan penanganan yang lebih serius.

5. Menjaga BAB Tetap Lancar

Perawatan setelah operasi caesar yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga BAB tetap lancar. Ada perubahan hormon pada ibu setelah melahirkan dan perlu pemulihan otot perut sehingga ibu akan lebih banyak beristirahat di tempat tidur.

Beristirahat dengan berbaring terlalu lama tentu saja akan memicu terjadinya sembelit atau susah BAB dan akan diperparah dengan proses mengejan yang dipaksakan. Jika ini sering terjadi, maka bekas luka sayatan operasi akan terasa semakin sakit.

Disarankan ibu pasca melakukan operasi caesar agar lebih sering minum air putih, sayur-sayuran dan buah-buahan agar BAB nya lancar. Jika kondisinya semakin parah dan semakin sulit BAB meskipun sudah mengkonsumsi buah dan sayuran serta banyak minum air putih, maka segeralah ke rumah sakit. Biasanya dokter akan memberikan obat pelunak feses.

6. Mengontrol Rasa Sakit

Ibu yang baru saja melakukan operasi caesar pasti akan merasakan sakit atau nyeri. Tentu saja rasa nyeri tersebut adalah hal yang wajar terjadi, namun yang terpenting adalah bagaimana cara mengendalikan rasa sakit tersebut sehingga tidak mengakibatkan stress pada ibu.

Obat yang diberikan dokter bisa mengurangi rasa nyeri jika dikonsumsi dengan benar. Apabila rasa nyeri ini semakin parah dan sulit dikendalikan, segeralah konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Semoga 6 tips perawatan setelah operasi caesar yang sudah dijelaskan di atas bisa bermanfaat sehingga perawatan pasca operasi caesar akan lebih mudah dijalani dan tidak butuh waktu lama dalam proses penyembuhannya.

Melahirkan melalui operasi caesar memang butuh waktu relatif lama dalam proses penyembuhannya, namun jika perawatan setelah operasi caesar dilakukan dengan baik dan sesuai anjuran dokter, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Post a Comment for "Perawatan Setelah Operasi Caesar"