Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

9 Hal Yang Diinginkan Anak-Anak Dari Orang Tuanya

9 Hal Yang Diinginkan Anak-Anak Dari Orang Tuanya

Pada tahun-tahun pertama memiliki anak memang sedikit merepotkan, apalagi dengan memiliki anak dengan permintaannya yang harus dipenuhi. Meskipun permintaannya sering merepotkan kita sebagai orang tua, namun ada hal-hal yang diinginkan anak kita yang harus kita penuhi untuk membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan menghargai orang lain serta lingkungan sekitarnya.

Ada 9 hal yang diinginkan anak-anak dari orang tuanya, yaitu:

1. Ucapan Selamat Tidur

Meluangkan waktu sebentar saja bersama anak kita sebelum dia tidur merupakan hal yang menyenangkan bagi mereka. Bacakan buku apapun atau cerita pengantar tidur, atau mungkin anda bisa mengarang cerita sendiri misalnya menceritakan masa kecil anda kepadanya. 

Dengan bercerita, kita melatih kemampuan imajinasinya dan berpikir kreatif. Anak kecil seperti kertas kosong yang masih bersih dan suci, tergantung kita sebagai orang tua mengisi kekosongan itu dengan apa. Meluangkan waktu sebelum tidur di malam hari dan bercerita meskipun dia masih bayi dan belum memahami apa yang kita sampaikan dapat merangsang atau menstimulasi perkembangan otak anak.

Baca juga: Stimulasi Bayi 3 Bulan Agar Cerdas

2. Berikan Perhatian Dan Kasih Sayang

Tunjukkan rasa kasih sayang kita sebagai orang tua pada anak dengan memberikan perhatian lebih padanya sehingga dia akan membawa pengalaman positif tersebut saat tumbuh dewasa nanti.

Berikan pelukan hangat, pujian saat dia melakukan hal yang baik dan positif meskipun kita sebagai orang tua dalam kondisi lelah setelah seharian bekerja di kantor atau di rumah.

Percakapan sehari-hari secara 4 mata dan mendengarkan keluhannya tentang apa saja yang mereka lakukan dan alami setiap hari adalah hal yang perlu kita lakukan. Luangkan waktu hanya beberapa saat saja sebagai bentuk tanda perhatian kita terhadap anak-anak kita sehingga mereka merasa diperhatikan dan dihargai. 

Memang terkadang sedikit kerepotan jika kita mempunyai anak lebih dari 1 orang dan disaat yang bersamaan mereka butuh perhatian kita. Tapi kita tidak boleh mengabaikan salah satu dari mereka disaat mereka membutuhkan kita, hanya pandai membagi waktu dan kesabaran saja.

3. Berikan Makanan Yang Sehat

Anak-anak suka pilih-pilih makanan yang dia sukai, namun kita tidak boleh membiasakan anak-anak sering melakukan itu. Buatlah makanan yang disukainya namun sehat dan bergizi. Sejak masih kecil anak harus diajari makan makanan yang sehat seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. Anda bisa mengkombinasikan makanan kesukaannya dengan jenis makanan lain.

Baca juga: Jadwal Makan Bayi 6 Bulan Menurut Dokter Anak

4. Dorong Anak Untuk Bermain Di Luar Rumah

Semua orang suka bermain bahkan orang dewasa sekalipun apalagi anak-anak. Dorong anak-anak untuk bermain di luar rumah dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar rumah. Kurangi anak-anak kita menggunakan gadget dan menonton televisi. 

Disamping tidak baik untuk kesehatan fisik dan mentalnya, kemampuan sosialnya juga akan berkurang sehingga mereka akan canggung jika berada di keramaian dan berinteraksi dengan orang lain. Penggunaan gadget boleh saja tapi jangan sampai anak kita menghabiskan waktu seharian bermain game di komputer atau handphone mereka.

5. Menonton Acara Televisi Bersama

Salah satu momen yang mengesankan bagi keluarga adalah berkumpul dan menikmati suasana yang menyenangkan bersama-sama. Misalnya saja menonton acara favorit mereka di televisi. 

Berikan bimbingan bagi mereka di setiap acara televisi tentang hal-hal yang positif dan bermanfaat bagi mental mereka. Diskusikan acara tersebut dan biarkan dia berkomentar, karena pada dasarkan anak-anak lebih suka di dengarkan. 

Biarkan dia berpendapat dan mengeluarkan ide-ide mereka, respon setiap pertanyaan mereka walaupun kadang pertanyaan mereka sulit kita jawab. Namun berikan alasan yang tepat sehingga mereka puas dengan jawaban yang kita berikan.

6. Latih Anak-anak Untuk Disiplin

Ketika anak-anak sudah mulai mengerti dan paham tentang lingkungan dan diri mereka sendiri. Maka penting sekali bagi kita untuk memberikan pendidikan bagaimana cara disiplin dalam beraktivitas sehari-hari.

Misalnya saja sebelum tidur harus cuci kaki dan gosok gigi, ketika bangun tidur merapikan tempat tidur dan banyak hal-hal kecil lainnya yang bisa kita ajarkan pada anak-anak kita. Melatih disiplin sejak mereka masih kecil sangat penting diajarkan pada anak-anak kita. 

Baca juga: Tips Agar Balita Tidur Nyenyak Di Malam Hari

Karena disiplin itulah bekal mereka nanti ketika sudah dewasa dan memulai kehidupan barunya setelah dewasa dan berumah tangga. Memanjakan anak boleh saja, tapi ada batasan dan ketegasan di dalamnya. 

Apa yang kita ajarkan pada mereka sejak masih belia akan mereka ingat hingga dewasa nanti dan mereka akan merasa bersyukur karena orang tuanya telah mendidik dan mengajarkan nilai-nilai kedisiplinan dalam hidup.

7. Tunjukkan Energi Positif Pada Anak

Anak-anak mudah sekali untuk meniru apa yang dia lihat dari lingkungan terdekatnya terutama orang tuanya. Jika orang tua menunjukkan rasa kesal atau stress karena pekerjaan yang menumpuk atau permasalahan rumah tangga, maka anak-anak bisa melihat hal tersebut. 

Jika suasana hati kita bahagia maka energi tersebut akan menularkannya pada anak kita, begitu juga sebaliknya jika suasana hati kita sedang tidak enak atau kesal, maka anak kita akan merasakannya juga.

Tularkan energi positif pada anak kita dan libatkan mereka di setiap pekerjaan rumah seperti bersih-bersih atau berkebun di halaman rumah. Bekerja bersama-sama dan bermain bersama-sama.

8. Bangun Rasa Percaya Diri Anak

Memang butuh waktu agar anak-anak kita memiliki rasa percaya diri dan kita perlu mengajarkan sejak dia masih kecil. Salah satunya dengan mengapresiasi setiap prestasi yang dicapai. Misalnya dengan pujian dan memberikan hadiah jika dia bisa melakukan sesuatu yang dianggap sulit untuk dilakukan anak seusianya. 

Begitu juga apabila dia melakukan kesalahan jangan memarahinya dengan mengatakan hal-hal yang jelek padanya. Tapi ucapkan kalimat negatif yang bisa menyadarkannya akan kesalahan yang diperbuat dan tidak mengulanginya lagi.

Sering-sering mengajaknya bertemu dengan orang asing dan biarkan dia melihat apa yang dilakukan orang tuanya dengan orang asing tersebut. Dia akan melihat, mendengar dan mempelajari segala sesuatu yang baru dengan mudah. Ketika melihat orang tuanya berbicara dengan orang lain, maka dengan tidak langsung dia akan mencoba hal yang sama dengan orang lain atau teman-temannya.

Tidak salah jika kita memberikan persetujuan dalam segala hal yang mereka ungkapkan selama itu hal yang positif. Anak kecil selalu ingin dituruti semua kemauannya, selama hal yang baik tidak ada salahnya kita turuti. Namun apabila berlebihan maka kita bisa memberikan penjelasan yang bisa dia terima. 

Hal Yang Harus Diperhatikan Sebagai Orang Tua

Disini sangat tergantung dari bagaimana cara kita sebagai orang tua mengkomunikasikan keinginan kita dan keinginan anak-anak kita sehingga tidak menimbulkan konflik. Bahasa yang kita sampaikan juga bisa diterima oleh anak-anak.

Menjadi orang tua memang tidak mudah, kita harus bisa jeli menghadapi setiap kondisi yang berhubungan dengan keinginan dan kebutuhan anak. Semuanya butuh proses dan pembelajaran, ada kalanya kita salah dalam mendidik anak, tapi kita juga tidak boleh egois atau memaksakan kehendak kita pada anak-anak. 

Ingatlah 9 hal di atas tentang apa yang diinginkan anak kita dari orang tuanya. Jalin kedekatan kita dengan anak-anak sejak dia masih belia. Sehingga hubungan yang kuat akan terbentuk antara anak dan orang tua ketika mereka sudah dewasa dan bisa menghargai kita sebagai orang tuanya yang sudah memberikan pendidikan yang berharga.

Post a Comment for "9 Hal Yang Diinginkan Anak-Anak Dari Orang Tuanya"