Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Penyebab Berat Badan Bayi Tidak Naik

Penyebab Berat Badan Bayi Tidak Naik

Penyebab Berat Badan Bayi Tidak Naik. Cara menaikkan berat badan bayi sudah kita bahas pada artikel sebelumnya. Ada hal lainya yang perlu ibu ketahui selain cara menaikkan berat badan bayi yaitu apa saja faktor yang mempengaruhi turunnya berat badan bayi.

Dengan mengetahui faktor penyebab berat badan bayi tidak naik, kita bisa mengantisipasi terjadinya resiko yang lebih buruk lagi. Kenali lebih dini indikasi-indikasi yang bisa terlihat secara fisik pada bayi, apakah itu sesuatu yang normal atau bukan.

Sebagai orang tua kita tentu menginginkan bayi kita tumbuh dan berkembang dengan baik, terpenuhi semua kebutuhannya, terhindar dari segala penyakit serta memiliki fisik dan mental yang kuat. Perkembangan tersebut tidak lepas dari peran kita sebagai orang tua dalam memberikan nutrisi yang baik untuk buah hati kita.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah berat badan bayi. Kecerdasan seseorang sangat tergantung dari fisik atau tubuh yang sehat. Fisik dan tubuh yang kuat didapat dari apa yang kita makan di samping olahraga tentunya.

Untuk bayi yang baru lahir tentu hal ini menjadi perhatian penting bagi orang tua agar tubuh bayi selalu sehat selama proses perkembangannya. Salah satunya dengan memperhatikan berat badan bayi dari bulan ke bulan. Kenaikan tinggi badan bayi per bulan harus seimbang dengan kenaikan berat badan bayi, jangan sampai salah satunya lebih menonjol. Anda bisa menggunakan kalkulator berat badan bayi jika perlu.

Penyebab Berat Badan Bayi Tidak Naik

Khusus untuk berat badan bayi akan kita bahas lebih detail pada artikel ini. Banyak sekali yang menjadi penyebab berat badan bayi tidak naik, diantaranya:

1. Faktor Psikososial

Beberapa diantara faktor psikososial yaitu:

a. Faktor Kemiskinan

Faktor ini sangat umum terjadi pada keluarga dengan kondisi ekonomi yang tidak mampu. Jangankan untuk membeli susu bayi yang relatif mahal, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saja mungkin mereka masih sulit. Faktor inilah yang menyebabkan nutrisi pada bayi tidak tercukupi dengan baik.

Jika bayi masih dalam usia dibawah 6 bulan mungkin tidak ada masalah untuk memenuhi gizi bayi karena masih ada ASI. Itupun jika ASI bisa keluar dengan normal dan jumlahnya mencukupi kebutuhan bayi. Tapi ada hal lain lagi yang perlu diperhatikan yaitu kualitas ASI juga dipengaruhi oleh jenis makanan yang dikonsumsi ibu.

b. Depresi Pada Orang Tua

Banyak faktor yang mempengaruhi depresi pada orang tua. Misalnya orang tua takut tidak bisa membesarkan anaknya dengan baik, tidak bisa mencukupi kebutuhan utama bayi, tidak punya waktu untuk mengurus bayi, lingkungan keluarga yang tidak mendukung, pertengkaran kedua orang tua dan masih banyak faktor lainnya yang memicu depresi pada orang tua.

Akibatnya ASI akan sulit keluar atau bahkan tidak keluar sama sekali dan ini tentu saja akan mempengaruhi gizi bagi bayi sehingga berimbas pada penurunan berat badan dan hal inilah sebagai penyebab berat badan bayi tidak naik.

c. Kurang Dukungan Dari Lingkungan

Kita hidup di dunia tidak sendiri tapi ada keluarga dan lingkungan sekitar. Dukungan dari orang terdekat sangat penting dalam masa pertumbuhan anak. Dukungan bisa dalam hal materi dan perhatian. Terkadang dengan kesibukan orang tua dalam bekerja seringkali perhatian pada anak akan terabaikan.

Disinilah pentingnya dukungan lingkungan seperti orang terdekat yang bisa membantu. Kondisi ini akan mempengaruhi ibu dalam memberikan ASI atau nutrisi pada bayinya. Kadang terabaikan atau memberikan makanan pada bayi tidak sesuai jadwalnya.

2. Kurang Nutrisi

Nutrisi yang cukup dan seimbang sangat penting bagi pertumbuhan anak. Nutrisi berupa ASI yang diberikan pada bayi sangat bergantung dari nutrisi yang dikonsumsi ibu pada masa menyusui. Disamping itu bayi sering muntah juga menjadi faktor penyebab bayi tidak mau minum ASI.

Atau kesalahan dalam pembuatan susu formula dengan takaran yang tidak sesuai dengan petunjuk yang tertera pada kemasan. Pengenalan MPASI yang terlalu dini atau terlalu lama juga menjadi faktor kurang nutrisi pada bayi. Penyakit yang diderita bayi misalnya penyakit kronis akan menjadi penyebab bayi tidak mau makan.

3. Penggunaan Energi Yang Berlebihan

Ada banyak faktor yang menyebabkan bayi banyak mengeluarkan energi, seperti: infeksi saluran kencing (ISK), penyakit jantung, penyakit kronik dan hipertiroid. Ketika bayi banyak mengeluarkan energi karena faktor tersebut sehingga mempengaruhi nafsu makannya dan berakibat pada penurunan berat badan bayi.

4. Gangguan Pencernaan

Ada sebagian bayi yang alergi terhadap susu sapi / intoleransi susu sapi/ intoleransi laktosa, sehingga bisa mengakibatkan gatal-gatal bahkan bayi akan kesulitan bernafas. Dengan sendirinya nafsu makan bayi akan berkurang. Jika alergi susu sapi dibiarkan akan berakibat fatal pada bayi.

Tanda lain yang bisa kita kenali adalah bintik merah pada bayi yang alergi susu sapi. Penyebab berat badan bayi tidak naik karena diare disebabkan ada gangguan pencernaan. Penyebabnya bisa karena stress, intoleran terhadap makanan.

Itulah beberapa faktor penyebab berat badan bayi tidak naik. Kenalilah penyebabnya maka kita akan bisa mengantisipasinya sedini mungkin untuk mencegah terjadinya resiko yang tidak diinginkan pada buah hati kita. Semoga bermanfaat, Jangan lupa untuk share artikel ini, terimakasih.

Post a Comment for "Penyebab Berat Badan Bayi Tidak Naik"