Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cara Mengobati Telinga Berair Dan Bau Secara Alami

Cara Mengobati Telinga Berair Dan Bau Secara Alami

Cara Mengobati Telinga Berair Dan Bau Secara Alami. Kenalilah infeksi yang terjadi pada telinga bayi sedini mungkin guna mencegah resiko yang bisa ditimbulkan dari infeksi tersebut. Dengan mengetahui ciri-cirinya maka akan lebih mudah bagi kita untuk mencegahnya.

Salah satu infeksi yang bisa menyerang anggota tubuh bayi adalah infeksi pada telinga. infeksi ini diakibatkan oleh adanya bakteri atau virus bakteri dan virus tersebut menyerang telinga bayi sehingga mengakibatkan adanya penumpukan cairan pada bagian belakang gendang telinga.

Cairan yang ada pada telinga bayi bisa menyebabkan kuman berkembang biak dengan cepat. Sistem kekebalan tubuh bayi yang masih lemah bisa memperparah infeksi ini.

Kondisi infeksi telinga pada bayi ini bisa mengakibatkan bayi menangis, rewel dan kesakitan, akibat lainnya yang ditimbulkan dari infeksi ini adalah bayi akan demam. Kondisi terburuknya adalah telinga bisa mengakibatkan peradangan dan bisa berbahaya jika dibiarkan saja tanpa penanganan yang tepat.

Anda bisa mengetahui bayi terkena infeksi telinga dari ciri-ciri yang bisa kita amati. Berikut ini tanda-tanda bayi anda terkena infeksi pada telinga:

1. Bayi Sering Memegang Telinganya

Bayi akan bereaksi secara spontan dengan memegang telinga dan menarik-nariknya, hal ini menandakan ketidaknyamanan bayi. Pemeriksaan harus segera dilakukan untuk mengetahui penyebabnya dan yang terpenting penanganannya agar bisa diobati secepat mungkin.

2. Diare Dan Muntah

Gejala lainnya yang bisa kita amati adalah ketika bayi mengalami diare dan muntah. Gejala ini bisa terjadi karena adanya gangguan pencernaan pada bayi diakibatkan oleh virus dan bakteri yang masuk dan menyerang tubuh bayi. Jika kondisi ini terjadi pada bayi segeralah bawa kerumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan bayi terdekat guna mendapatkan pegangan yang cepat.

3. Bayi Menolak MPASI

Ketika bayi sudah berusia lebih dari 6 bulan dan sudah boleh mendapatkan makanan pendamping ASI, namun pada kondisi tertentu si bayi menolak makanan tersebut. Akibatnya nafsu makan bayi akan menurun sehingga pencernaannya juga akan terganggu.

Rasa sakit yang dirasakan oleh bayi akibat dari infeksi pada telinga bayi secara tidak langsung akan mempengaruhi cara mengunyah dan menelan makanan. Tentu saja bayi akan kesulitan dan hal ini juga bisa terjadi pada saat usia bayi di bawah 6 bulan ketika bayi masih mengkonsumsi ASI eksklusif.

4. Keluarnya Cairan Dari Dalam Telinga Bayi

Keluarnya cairan putih atau cairan kuning pada telinga bayi menjadi pertanda adanya infeksi pada telinga bayi. Cairan ini keluar karena adanya lubang pada gendang telinga bayi. Yang terpenting adalah ibu tidak perlu khawatir yang berlebihan dan segera bawa bayi ke rumah sakit.

Tanda-tanda terjadinya infeksi pada telinga bayi yang sudah saya jelaskan diatas bisa menjadi petunjuk bagi kita semua bahwa kondisi tersebut merupakan pertanda adanya gangguan pada telinga bayi dan perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh tenaga medis. Jangan sampai dibiarkan begitu saja dan dianggap sepele.

Cara Mengobati Telinga Berair Dan Bau Secara Alami

Sekarang akan kita bahas cara mengobati telinga berair dan bau secara alami yang bisa ibu lakukan sebelum membawanya ke rumah sakit jika kondisinya semakin parah.

1. Pemberian ASI

Pemberian ASI sangat berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh bayi. Dengan mencukupi kebutuhan cairan pada bayi akan membantu tubuh melawan bakteri dan virus, kemudian dengan adanya proses menelan pada bayi pada saat menyusui akan membantu terbukanya saluran eustachius yang tersumbat pada telinga bayi.

2. Kompres Dengan Air Hangat

Cara mengobati telinga berair dan bau secara alami selanjutnya adalah melakukan kompres dengan air hangat. Infeksi ini bisa mengakibatkan rasa sakit pada bayi, untuk mengurangi rasa sakit tersebut ibu bisa mengompresnya dengan menggunakan kain yang sudah direndam dengan air hangat. 

Terlebih dahulu kain tersebut dikeringkan sebelum dikompreskan pada bayi, gunanya agar lubang telinga bayi tidak kemasukan air yang menempel pada kain basah tersebut. Kompresan ini bisa ibu lakukan selama lebih kurang 15 menit.

3. Pemberian Obat

Sebelum memberikan obatan pada bayi terlebih dahulu ibu konsultasikan ke dokter karena pemberian obat yang tidak dianjurkan dan dengan dosis yang tidak tepat bisa membahayakan keselamatan bayi kita. Obat-obatan yang mengandung zat kimia tentu saja tidak boleh sembarangan memberikannya pada bayi kita.

4. Posisikan Kepala Bayi Lebih Tinggi

Kepala bayi diposisikan sedikit lebih tinggi dari badannya baik itu pada saat bayi dalam keadaan berbaring maupun dalam keadaan tidur. Caranya bisa dilakukan dengan menambahkan bantal atau kain yang tebal pada bagian bawah badan bayi sehingga kepalanya sedikit lebih tinggi. Tujuannya adalah agar cairan yang ada di dalam telinga bayi bisa keluar.

5. Jauhkan Dari Polusi Udara

Selalu menjaga kondisi lingkungan bayi bebas dari polusi udara seperti asap pembakaran sampah di samping rumah, debu yang beterbangan pada saat melipat pakaian di dalam kamar, atau polusi udara yang diakibatkan oleh kendaraan bermotor, jika rumah berada dekat dengan jalan raya atau asap kendaraan bermotor sendiri yang berada di rumah.

Sering mengganti popok bayi jika sudah basah dan berat dan jangan lupa untuk selalu membersihkan telinganya baik itu daun telinganya atau bagian belakang telinganya dengan kapas yang bersih dan lembut. Terkadang pada saat memandikannya tanpa kita sengaja air bekas mandinya bisa masuk ke dalam telinganya dan bisa menumpuk di dalam telinga.

Apabila dalam jangka waktu maksimal 3 hari belum ada perubahan setelah dilakukan penanganan yang sudah saya jelaskan diatas, maka ibu perlu membawanya ke rumah sakit. Kondisi parah tersebut seperti pada telinga bayi mengeluarkan darah dan nanah. Jangan sampai dibiarkan dalam waktu yang lama karena bisa saja mengakibatkan gangguan pendengaran pada bayi.

Selalu tingkatkan pengetahuan ibu tentang perawatan bayi dan apa saja tanda-tanda yang ada pada bayi dan harus kita perhatikan. Semoga informasi ini bermanfaat, artikel yang membahas cara mengobati telinga berair dan bau secara alami, tentang apa itu infeksi pada telinga bayi, ciri-cirinya dan bagaimana cara penangannya yang baik dan benar. Yang terpenting adalah selalu menjaga kebersihan bayi, memandikannya paling tidak 2 kali dalam sehari.

Selalu lakukan pengecekan kesehatan rutin ke puskesmas atau rumah sakit agar bayi selalu dalam pengawasan dalam masa pertumbuhannya. Rutin melakukan imunisasi bayi yang sudah dijadwalkan setiap bulannya untuk mencegah bayi terserang penyakit berbahaya. Semoga bermanfaat.

Post a Comment for "Cara Mengobati Telinga Berair Dan Bau Secara Alami"