Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Bayi Bisa Melihat Umur Berapa?

bayi bisa melihat umur berapa

Bayi Bisa Melihat Umur Berapa? Lahirnya buah hati ke dunia ini merupakan kebahagiaan yang tidak terhingga rasanya. Memiliki keluarga yang sempurna dengan kehadiran si bayi merupakan impian semua pasangan di dunia ini. Apalagi ketika melihat matanya yang mungil seolah-olah dia bisa melihat dan mengenali kehadiran orang tuanya. Namun tahukah anda apakah bayi yang baru lahir bisa melihat dengan sempurna? jawabannya akan saya bahas pada artikel ini.

Bayi bisa melihat sebenarnya sesuai dengan perkembangan indra dan seiring dengan bertambahnya umur si bayi. Ketika bayi baru lahir dia belum bisa melihat secara sempurna dan fokus, tapi hanya bisa melihat cahaya. Menurut penelitian bahwa bayi sudah bisa mengenali wajah ibunya beberapa hari kemudian daripada mengenali wajah orang lain. Jadi anda tidak perlu khawatir. Berikut akan saya uraikan tahapan perkembangan penglihatan s bayi berdasarkan usia:

Bayi Bisa Melihat Umur Berapa?

1. Usia 0 Sampai 1 Bulan

Ketika bayi baru lahir ke dunia, dia hanya bisa melihat warna tertentu saja seperti warna putih dan hitam kemudian bayangan ke abu-abuan. Ini terjadi karena pada retina bayi terdapat sel-sel saraf yang belum berkembang secara baik atau secara sempurna. Di bulan pertama kelahiran, sensitivitas bayi terhadap cahaya masih belum baik. Tapi anda tidak perlu khawatir akan hal ini dan tidak perlu cemas ketika anda ingin menyalakan lampu pada saat dia tidur karena si bayi tidak akan merasa terganggu.

Bayi mulai bisa melihat warna pada minggu pertama kelahiran, dia sudah bisa melihat warna jingga, merah, hijau dan kuning. Namun butuh waktu lama untuk bisa melihat warna ungu dan biru. Ini disebabkan oleh panjang gelombang yang sangat pendek pada cahaya biru, sehingga bayi butuh waktu yang lebih lama lagi untuk bisa melihat warna ini.

2. Usia 1 Sampai 2 Bulan

Koordinasi mata si bayi belum sempurna pada usia 1 sampai 2 bulan, sehingga terkadang anda melihat mata si bayi seperti juling atau strabismus. Tapi anda tidak perlu cemas akan hal ini karena ini normal terjadi. Namun jika kondisi tersebut sering terjadi pada bayi usia 1-2 bulan dan terjadi secara konsisten maka si bayi perlu dibawa ke dokter dan diperiksa apa penyebabnya dan jika ada masalah serius bisa cepat dilakukan tindakan.

3. Usia 2 Sampai 3 Bulan

Pada usia ini penglihatan si bayi sudah mulai bekembang dengan baik dan tajam. Terlihat ada kerjasama di kedua matanya untuk melihat objek menjadi lebih jelas lagi. Si bayi sudah mulai bisa mengikuti arah pergerakan benda dan mencoba meraihnya dengan tangan. Si kecil juga sudah mulai belajar dengan cara mengalihkan penglihatannya dari satu benda ke benda lainnya tanpa dia harus menggerakkan kepalanya. Pada usia ini pula si bayi akan lebih sensitif lagi terhadap cahaya yang dia lihat. Oleh sebab itu anda sudah boleh meredupkan lampu di kamar bayi sehingga si anak bisa tidur dengan nyenyak.

4. Usia 4 Sampai 6 Bulan

Pada usia bayi di rentang 4 sampai 6 bulan penglihatan si bayi sudah mulai berkembang dengan sangat pesat, ini dikarenakan otak bayi sudah mulai melakukan pengaturan. Oleh sebab itu si bayi penglihatannya lebih tajam lagi sehingga mampu menggerakkan kedua bola matanya dengan sangat cepat dan mampu untuk melihat lebih fokus terhadap suatu objek yang bergerak. Si bayi juga mampu untuk melihat berbagai warna seperti layaknya orang yang sudah dewasa. Koordinasi mata dan tangannya juga sudah lebih baik lagi dibanding bulan-bulan sebelumnya. Kemampuan motoriknya untuk mengambil suatu objek benda kemudian mengarahkannya ke bagian mulutnya juga sudah tepat.

5. Usia 5 Sampai 6 Bulan

Di usia bayi sekitar 5 sampai 6 bulan, si bayi sudah mulai mengalami peningkatan kemampuan mengenali jarak dari suatu benda ke benda lain atau suatu objek ke objek yang lain atau istilah lainnya disebut dengan depth perception. Kemampuan bayi melihat pada usia ini sudah bisa secara 3 dimensi. Umumnya pada usia 5-6 bulan ini mata bayi sudah boleh diperiksa ke dokter tujuannya untuk mencari tahu apakah ada masalah pada ketajaman mata si bayi.

6. Usia 7 Sampai 12 Bulan

Pada umur ini si bayi sudah mulai bisa belajar merangkak, dan mengkoordinasikan gerakan tubuhnya dengan penglihatan. Kemampuannya menjadi semakin akurat dalam mengambil objek dan melemparkannya, kemudian si bayi sudah semakin baik menentukan jarak antara objek. Sehingga pada usia inilah anda harus lebih memperhatikannya secara ekstra agar si bayi terhindar dari cedera karena pergerakannya akan semakin lincah.

Hal lain lagi yang perlu anda perhatikan adalah adanya gangguan pada penglihatan si bayi karena hal ini bisa menghambat tumbuh kembang si anak nantinya. Kenalilah dan pahamilah gangguan penglihatan si bayi sedini mungkin sehingga anda bisa mencegah terjadinya cidera atau cacat pada penglihatan si anak di kemudian hari. Semoga artikel ini bermanfaat dan membuat kita lebih waspada lagi dalam mengenali tanda-tanda perkembangan penglihatan pada si bayi berdasarkan umurnya.

Post a Comment for "Bayi Bisa Melihat Umur Berapa?"